Dildo oh Dildo

Gara gara kiriman paket yang menggelikan dari temanku kemarin itu sebuah paket dildo jadi melayang jauh dan memikirkannya.

Apalagi ukurannya yang super duper menurutku hahaha temanku yang beri juga ga mikir apa dengan punyaku yang lokal begini,mungkin di sana ukuran segitu wajar dan normal.

Seperti petang ini dalam suasana yang dingin di penghujung libur akhir pekan yang panjang,kupandangi alat kelamin buatan yang bisa menjadi teman manakala kita sedang sendiri tentunya hihihi.

Karena pasangan juga sedang ga ada,perlahan kukeluarkan dengan sangat hati hati nafasku mulai memburu berdegup sedikit kencang menuju ke arah tak beraturan tepatnya.

Sentuhan lembut tanganku pada alat kelamin buatan dan punyaku sendiri semakin membuat melayang dan tanpa terkendali entah lari kemana hotpants yang kupakai untuk tidur siangku ini.

Sedikit geli kurasakan walau buatan bisa memberikan getaran apalagi aslinya ya hehehe dan ga perlu lama dengan konsentrasi penuh dalam balutan nafas memburu hanya 20 menit mampu bertahan dari mainan ini.

Hanya geli dan nafas terengah engah mengakhiri perjalanan menuju puncak kenikmatan semu pada petang ini,tapi ada kata menghibur diri daripada ga sama sekali hihihi.

Masih bermalas malas an di ranjang untuk bangkit ke kamar mandi,serasa mengalami kelumpuhan mendadak di sekujur tubuh tapi ketukan pintu kamar oleh mba Indah yang mengingatkanku untuk ngambil kepiting membuatku terpaksa turun dari tempat tidur.

Kulangkahkan kakiku sembari senyum kecil melihat kotak kecil kiriman temanku di seberang sana yang pasti akan mengirim emoticon ngakak saat kuceritakan nanti.

Mom of two, jogging enthusiast

About Emma 72 Articles
Mom of two, jogging enthusiast

6 Comments

  1. menurut kakak lebih nyaman yang mana?dildo yg besar atau yang asli tetapi lebih kecil? kakak mencari kenikmatan atau sensasinnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*