Shares

Senin seperti biasa kepadatan aktifitas kantor,pagi ini sementara off jogging cuma fitness sebentar di rumah karena akan berangkat awal ke kantor.

Semalam aku udah janjian dengan anaknya bu Retno karena hari ini akan ke kantor dan udah mantap ingin bekerja di tempatku,meninggalkan tempat magangnya yang sekarang.

Selesai fitness minum beras kencur dingin yang segar semakin menambah semangat untuk jalani senin yang padat ini,yang tentunya harus ada semangat double.

Keinginanku anaknya bu Retno ini akan kujadikan asistenku dan Hana kugeser menjadi keuangan kantor,tapi biar sementara waktu dia beradaptasi dulu dengan suasana kantor.

Keringat hasil fitness udah mulai hilang segera menuju kamar mandi untuk membasuh tubuh dan segera berkemas untuk berangkat kantor,dengan balutan blazer segera bersiap diri menuju kantor.

Tak lupa nasi goreng dengan telor mata sapi mengisi perutku pagi ini,sarapan special buatan asisten rumah tanggaku dinikmati dengan lahap.

Jarum jam masih menunjukan pukul setengah delapan perlahan menyusuri jalan seperti biasa menuju kantorku alunan musik Celine Dion menemaniku untuk menghadapi senin yang padat ini.

Tak perlu waktu lama karena jarak yang dekat diriku udah sampe kantor,dan terlihat anaknya bu Retno sudah ada di depan kantor sambil memegangi map di tangan kanannya.

Segera kusapa dia dan kuajak masuk kedalam kantor,kupersilahkan masuk di ruanganku sembari menyerahkan map yang dipeganginya sedari tadi,baru kutahu dia bernama Gita Wulandari,nama yang indah seperti dirinya yang mempunyai lesung pipit.

Kubuka lembaran ijazah yang dia bawa,lulusan D3 anak ini dari sebuah universitas di kota Surabaya,betapa sebuah pengorbanan seorang bu Retno menyekolahkan anaknya selama ini.

Sejenak obrolan dengan Gita kulihat pesona dan semangatnya anak ini,aku pengen dia menjadi sandaran ibunya kedepan karena kutahu sekali susahnya bu Retno selama ini.

Kebetulan Hana udah datang segera kupanggil menuju ruanganku,untuk mempersiapkan segala sesuatunya dan secara khusus kutitipkan Gita padanya sekaligus untuk menjadi mentornya sebelum menggantikan tugasnya,karena aku juga udah bicara dengannya yang akan di plot menggantikan keuangan yang akan resign karena harus kembali ke kampung halamannya akhir bulan februari.

Kupikir waktu sebulan cukup bagi Gita untuk beradaptasi tugas tugas di kantor ini  nantinya,kuyakin dia bakal mampu jalani tugas tugasnya.

Sekitar jam 10 siang segera kubersiap untuk menuju hotel dengan Hana menghadiri undangan seminar yang pastinya akan sampe sore nanti.

Semangat untuk hari senin ini bagi kita semua,semoga minggu ini sesuai harapan dan target kita semua. Aminnn.

Mom of two, jogging enthusiast