Kring Kring Sepeda Baru

Tadi sengaja pulang kantor lebih awal karena ingin cobain sepeda baru di sekitar komplek rumah,dan keluar dikit buat beli makanan Ciox di toko langganan.

Sebenarnya mau langsung dicobain kemarin saat baru beli,tapi masih ada acar lain jadi ya sementara waktu ditunda terlebih dahulu hobi baruku ini.

Kupandangi sejenak sepeda frame putih biru yang cantik dengan rak depan sebagai singgasananya si Ciox nanti dalam muter muter di jalan.

Segera kubasuh tubuh ini dan segera berganti dengan kaos klub sepeda pemberiaan temanku dari Jakarta sana dan hotpants putih semakin serasi dengan warna sepada baruku ini,sengaja kupilih sepatu kets warna putih juga kali ini.

Menuju samping garasi kuliat Ciox sedang di samping sepeda memandangi dengan penuh selidik menurutku,karena baru kali ini ada sepeda di rumahku mungkin seribu pertanyaan ada di benak Ciox kali ini.

Saat kunaikkan ke rak depan sedikit meronta seperti ga mau kuajak keliling,karena dengar mau ke toko makanannya aja mungkin Ciox jadi mau ikut denganku.

Kuputari komplek dua putaran dan kuliat seperti gelisah Ciox perdana mungkin ini selama denganku kuajak naik sepeda,terlihat raut muka gelisah,dan seperti mutung kalau diajak ngobrol dengan tetanggaku lama lama.

Sempat terhenti sebelum keluar dari komplek ingin kuantar Ciox kembali ke rumah tapi sudah kepalang tanggung pikirku hanya perlu adaptasi aja dengan hobi baruku ini.

Saat di luar jalan semaki gelisah kepalanya seakan ingin meronta dan segera turun dari singgasana barunya ini,kadang gonggongan tak mampu ditahannya beberapa kali.

Bersyukur karena ga terlalu jauh,Ciox akhirnya bebas dari penderitaan dan langsung ngeloyor masuk ke toko langganannya dengan senyum kepuasan menurutku.

Entah bagaimana nanti pulangnya akan seperti tadi lagi atau ada sedikit keceriaan setelah adaptasi sebentar dari perjalanan rumah menuju ke sini.

Antusias sekali saat kuambilkan kesukaannya,dan sesekali mengelus kakiku dengan manja,aku senang dia ga betul betul ngambek cuma belum bisa adaptasi aja pikirku.

Lumayan lama di toko ini apalagi bertemu dengan beberapa teman Ciox,sehingga seperti kita aja kalau ketemu kawan ngerumpi dulu tentunya.

Sekitar 1 jam aku telah selesai dan akan kembali pulang,saat keluar toko kuliat kembali Ciox raut mukanya seperti tadi murung terlihat belum seceria di dalam toko tadi.

Sengaja kupercepat laju sepeda supaya penderitan Ciox ga terlalu lama,dan Ciox aku berharap lekas adaptasi supaya dapat menjadi temanku dalam jalani hobi baruku ini.

Beberapa kali gonggongan terdengar sebelum tiba di rumah,dan betul aja saat tiba depan rumah terlihat ceria kembali Ciox seperti di dalam toko tadi,aku elus Ciox supaya dia ngerti dan semakin beradaptasi saat naik sepeda bersamaku kalau pun besok belum mau ikut aku ga akan paksa untuk ikut.

Aku tentu akan sangat senang bila gowes sudah di temani Ciox dengan suasana gembira bukan seperti saat ini.

Mom of two, jogging enthusiast

About Emma 72 Articles
Mom of two, jogging enthusiast

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*