Shares

Bila malam tiba

Kurasakan sejuta bayangmu hadir di sini

Segenap kalbu menggodaku

Mentertawakan kesendirianku

Duduk terpojok di ranjang 

Berbalut lingerie merah seorang diri

Wahai malam apa yang kau liat padaku

Puaskah terbahak kencang

Atas kesunyian malam ini

Inginku hasratku

Terbentur jarak dan waktu berbeda

Hanya malam sepi jahanam 

Yang selalu mentertawakanku

Saat kuelus lembut lingeri ini

Tangan tangan nakal

Sedang berada di sarangnya

Tanpa menghiraukanku saat ini

Sepi bisu

Semakin mencekam melewati sendirian

Hanya desah parau dari bibirku

Mengulum lembut bibirku

Tanpa ada perlawanan berarti

Semakin membisu malam ini

Oh malammmm

Tak punya belas kasihan kah?

Atau memang sengaja mempermainkanku

Atau memang ini hukuman darimu

Lekas pergi malam

Jangan mentertawakan keadaan ini

Berganti pagi dengan sinarmu

Yang membuatku semangat kembali

Tidak rapuh seperti malam 

Ya malam jahanam kusebutnya

Anganku 

Atau bawa daku dalam mimpimu

Menggapai hasrat dan anganmu

Berpadu dalam peraduan

Dalam desah nikmat malam ini

Sedikit saja tak perlu banyak

Cukup melepas dahagaku 

Yang selalu meletup dalam ragaku

Seperti betina liar

Setiap malam tiba
Denpasar 31118

Mom of two, jogging enthusiast