Phonesex With Hubby

Bagi LDR tentu sudah ga asing lagi istilah phonesex baik pasangan couple maupun pasangan yang sudah berkeluarga namun sedang dipisahkan jarak dan waktu.

Aku mengenal istilah ini sejak dua tahun yang lalu setelah hubby melakoni pelayaran internasional yang intensitas bertemu sangat kurang menurutku.

Berbulan bulan baru bisa bertemu dan berjumpa dengan pasangan itupun dengan waktu yang singkat udah dapat jadwal berlayar kembali.

Sebagai manusia normal tentunya kita juga butuh kebutuhan biologis ga dapat di pungkiri tentunya,walaupun diusia yang ga muda lagi.

Meski begitu diriku tertolong oleh suatu kesibukan saat disiang hari,namun setelah malam tiba ya datang kembali rasa yang satu itu.

Dan tadi selepas ngantor,memang udah menunggu komunikasi by phone dengan hubby yang udah janji bahwa malam ini akan memanjakanku meskipun hanya lewat suara dan tentunya ga lama2 banget waktunya.

Setelah berendam menghilangkan penat seharian ngantor,kuberganti menggunakan kimono sembari liat tv dan tentunya menunggu telpon manja dari hubby.

Jarum jam menunjukkan pk.20.30 WITA belum juga ada telepon masuk,semakin membuatku resah dalam ketidakpastian menjalani malam ini membisu di sudut kamar yang udah menggunakan lampu tidur.

Nada dering kesukaanku dan khusus yang kuset untuk hubby tiba2 berdering tepat 10mnt kemudian.

Dengan gesit kusambar gadgetku yang kuletakkan di meja rias dekat tempat tidurku.

” Hallo,sayang ” kuucapkan panggilan mesra untuk hubby diujung telepon sana dengan lembutnya.

” Hallo juga sayangku,ih suaranya udah manja nih ” hubby langsung to the point mengomentari suaraku malam ini bak komentator bola begitu liat goll.

” Gimana harinya mam “? Lancar kan? Tanyanya.

” Lancar sayang,sesuai harapan semua di semoga seterusnya begini ” jawabku masih dengan suara manja.

Obrolan sekitar 15menit diisi oleh pertanyaan kegiatanku ngantor,dan kegiatan rumah lainnya dengan detail ditanyakan oleh hubby.

” Aku sudah pindah ke kamar nih sayang ” ucapnya dengan suara yang mulai terasa berat kudengar.

” Iya sayang,aku juga udah dikamar dan siap menemanimu sayangku ” ucapku sembari melepas kimono yang kukenakkan.

Sepertinya hubby juga udah sama sepertiku yang butuh belaian dan elusan manja walaupun baru 2 pekan berpisah.

Ucapannya begitu membuat tubuhku paas saat menyusuri perlahan area tubuhku yang paling sensitif,kunikmati sekali apa yang hubby lakukan terhadap tubuhku.

Seperti biasa saat lakukan dibawah dengan posisi 69 kesukaannya,begitu lama disitu sambil terdengar dengan riuh jilatannya dan erangannya saat kuucapkan sedang melakukan hal yang sana seperti kesukaannya.

Tanpa menunggu lama hubby,hubby sepertinya udah ingin penetrasi dan terdengar jelas dari ucapannya yang ingin hal tersebut segera dilakukan.

Segera kuambil “tongkat” saktiku yang selama ini menemani bila hubby sedang berlayar,disaat hubby penetrasi mainan tersebut dengan lincah bergerak oleh jemari tanganku yang menghadirkan sengatan disekujur tubuhku yang tak lagi berbusana.

Dan aku tersengat oleh liukan liar saat puncak itu telah tiba berbarengan dengan lenguhan keras hubby yang terdengar ngos ngos an karena berpacu dengan tempo tinggi sedari tadi.

” Enak banget sayang,aku nyampe ” dengan masih ngos ngos an hubby mengucapkan bahwa kenikmatan telah diraihnya.

“Aku juga sayangku,sampe geli banget ini kekencengan tadi ” hihihi sambil cekikikan dan mengelus bagian punyaku.

Sempat ngobrol yang lain sekitar 30 menitan setelah puncak tadi,dan diakhiri kecupan dari ujung telepon mengakhiri sebuah telepon mesra malam ini.

Ironi memang udah berkeluarga tapi terpisah jauh ya? Tapi namanya karier mengharuskan berpisah apa boleh buat,hubby suka menikmati lautan lepas,dan diriku yang tetap menikmati aroma daratan.

Ini kami lakukan sejak dua tahun lalu apabila sedang menjalani LDR,memang godaan banyak untuk real dengan berbagai macam cowok istilahnya dimulai dari sekitar kantor,tempat tinggal maupun media sosial.

Tapi ini rutinitas wajib dan teratur dilakukan setiap LDR dan biasanya seminggu sekali tergantung hubby bisa dan ada kesempatan menghubungiku.

Ingin beranjak ke kamar mandi tapi lelah udah melanda seluruh tubuhku,dan akhirnya tarik selimut segera menikmati peraduan malam ini untuk istirahat sejenak setelah menyalurkan kerinduan.

Mom of two, jogging enthusiast

About Emma 72 Articles
Mom of two, jogging enthusiast

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*